Bandar Lampung ( Admin FUSA ) – HMPS Prodi Tasawuf dan Psikoterapi, Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) mengadakan BIMTEK THIBBUN NABAWI dengan tema “Tirulah Sunnah Nabi, Semua Penyakit Akan Pergi”. Di Ruang Sidang Prodi Tasawuf dan Psikoterapi , Minggu, 19 November 2023.

Kegiatan ini di hadiri oleh Dekan Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama, Civitas Akademik dan Mahasiswa Prodi Tasawuf dan Psikoterapi.

Dalam sambutannya Dekan FUSA Dr. Ahmad Isnaeni M.A memberika Apresiasi dan semangat motivasi kepada peserta untuk aktif mengikuti kegiatan ini. “Pentingnya Materi yang akan di sampaikan tentang Pengobatan bahan alam berdasarkan Rasulullah SAW sering kita kenal dengan istilah thibbun nabawi. Thibbun nabawi merupakan segala sesuatu yang disebutkan oleh Al-Qur’an dan As-Sunah (hadits) shahih yang berkaitan dengan kedokteran baik berupa pencegahan (penyakit) atau pengobatan”, Ungkapnya.

“Thibbun Nabawi yang masyhur di masyarakat biasanya kita kenal dengan istilah bekam, habbatussauda, dan madu. Thibbun Nabawi sejatinya lebih luas dari ketiga hal tadi, Thibbun Nabawi mencakup penjelasan Rasulullah SAW melalui ucapan, tindakan, dan persetujuan (taqrir) atas tindakan sahabat. Jadi di harapkan kepada seluruh mahasiswa khususnya Prodi Tasawuf dan Psikoterapi bisa mengikuti Bimtek ini dengan baik.” Tambahnya.

Selanjutnya pengisi materi terdapat tiga sesi. Yang pertama disampaikan oleh Kukun Febrianto, S.Pd.I, memberikan wawasan mendalam tentang Thibbun Nabawi, terutama dalam konteks bekam dan metode akupuntur. Tak hanya teori, peserta juga diajak untuk melakukan praktik langsung, menjadikan sesi ini sangat interaktif dan edukatif. Suci Dea Kharisma, CCP. MHT, dan Rahmi Padilla, CCP. MHT, sebagai pemateri kedua dan ketiga, memukau peserta dengan materi tentang Mind Healing Technique. Kolaborasi mereka memberikan perspektif yang komprehensif tentang teknik ini, ditambah dengan sesi praktik yang dilakukan oleh seluruh peserta.

Bimtek Thibbun Nabawi tidak hanya menjadi sarana transfer ilmu, tetapi juga wadah untuk mempererat tali silaturahmi antara mahasiswa, dosen, dan pemateri. (WR)