Inspiratif! Dua Mahasiswa FUSA Harumkan Nama Fakultas Lewat Ajang Duta Kampus 2026

Bandar Lampung (Humas FUSA) Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama memberikan apresiasi kepada mahasiswa berprestasi yang telah mengharumkan nama fakultas melalui ajang duta kampus. Apresiasi ini diberikan kepada M. Iqbal Nitiaga, mahasiswa Program Studi Pemikiran Politik Islam (PPI), serta M. Alam Faruq, mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), atas capaian mereka sebagai Duta Demokrasi dan HAM serta Duta Moderasi Beragama. (Rabu, 6 Mei 2026)
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama menyampaikan penghargaan dan kebanggaan atas prestasi yang diraih kedua mahasiswa tersebut. M. Iqbal Nitiaga dinilai berhasil merepresentasikan nilai-nilai demokrasi dan hak asasi manusia, sementara M. Alam Faruq menunjukkan komitmen kuat dalam menginternalisasikan dan menyuarakan moderasi beragama. Keduanya juga berhasil menembus posisi 10 besar dalam ajang duta kampus, sebuah capaian yang menunjukkan kualitas intelektual dan kapasitas kepemimpinan yang unggul.

Prestasi ini menjadi bukti nyata dedikasi, komitmen, serta kapasitas intelektual keduanya dalam mengimplementasikan nilai-nilai keislaman yang inklusif dan demokratis di tengah masyarakat. Pimpinan fakultas menilai bahwa keberhasilan ini tidak hanya mengharumkan nama pribadi, tetapi juga membawa citra positif bagi program studi dan fakultas secara keseluruhan. Mereka dipandang sebagai representasi mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga aktif dalam mengarusutamakan nilai-nilai moderasi beragama dan demokrasi.
Sebagai bentuk penghargaan, Dekan Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama beserta jajaran pimpinan menyerahkan sertifikat penghargaan dan uang pembinaan pendidikan kepada kedua mahasiswa tersebut. Dukungan ini diharapkan dapat memberikan manfaat serta memotivasi keduanya untuk terus mengembangkan potensi akademik maupun kontribusi sosialnya.
Dalam kesempatan yang sama, pihak fakultas menyampaikan harapan agar capaian ini menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama untuk terus berprestasi. Semangat kompetisi yang sehat, dedikasi terhadap keilmuan, serta komitmen terhadap nilai-nilai kebangsaan dan keislaman diharapkan dapat terus tumbuh di lingkungan akademik.
M. Iqbal Nitiaga dan M. Alam Faruq diharapkan mampu melanjutkan peran strategisnya sebagai agen perubahan, yang tidak hanya membawa semangat persatuan dan keberagaman, tetapi juga memperkuat kontribusi keilmuan dalam bingkai kebangsaan dan kemanusiaan. (Wal/Rom)
