Home » Berita » FUSA UIN Raden Intan bersinergi dengan Fakultas Psikologi UIN Raden Fatah Palembang melalui MoA

FUSA UIN Raden Intan bersinergi dengan Fakultas Psikologi UIN Raden Fatah Palembang melalui MoA


Bak pucuk dicinta ulam tiba, ditengah upaya Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama UIN Raden Intan mempersiapkan beberapa prodi untuk reakreditasi pada tahun 2020 ini, dilakukanlah sebuah perjanjian kerjasama (Memorandum of agreement) untuk menjalin stakeholders, antara Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama UIN Raden Intan dengan Fakultas Psikologi UIN Raden Fatah Palembang, berlokasi di Swiss Bell Hotel Bandarlampung, pada Minggu (16/02).

Pada kesempatan tersebut, Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama diwakili oleh Dr. M. Afif Anshori, M. Ag selaku Dekan, Dr. Idrus Ruslan, M. Ag selaku Wadek III, dan Annisa Fitriani, MA selaku Sekprodi Psikologi Islam. Perjanjian (MoA) yang dilaksanakan tersebut merupakan lanjutan dari Nota Kesepahaman (MoU) antara UIN Raden Intan Lampung dengan UIN Raden Fatah Palembang pada periode bulan Januari lalu.

Perjanjian (MoA) ini dilakukan dalam rangkaian rapat kerja Fakultas Psikologi UIN Raden Fatah Palembang yang dilaksanakan 16-19 Februari. Selain dengan FUSA UIN Raden Intan, perjanjian ini juga dilakukan dengan Fakultas Psikologi UML, dan juga Prodi Psikologi Universitas Malahayati Lampung.

Dalam perjanjian (MoA) yang ditanda tangani oleh Dekan FUSA UIN Raden Intan, Dr. M. Afif Anshori, M.Ag dengan Dekan Fakultas Psikologi UIN Raden Fatah, Prof. Dr. Ris’an Rusli, MA, disepakati tentang peningkatan dan penguatan kedua institusi dalam Tri Dharma Pendidikan Tinggi.

Secara spesifik dalam perjanjian (MoA) tersebut akan terjalin sinergi antara Fakultas Psikologi UIN Raden Fattah dengan Prodi Psikologi Islam untuk peningkatan mutu dan kualitas kedua belah pihak, perjanjian (MoA) ini akan dilaksanakan dalam jangka waktu lima (5) tahun sejak penanda tanganan.

Segenap civitas akademika Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama UIN Raden Intan khususnya Prodi Psikologi Islam menyambut dengan suka cita perjanjian (MoA) ini, dengan harapan meningkatnya kualitas SDM dan mutu akademik Prodi Psikologi Islam yang sedang mempersiapkan diri dalam proses reakreditasi tahun 2020 ini. (NA)